Selasa, 12 Juli 2011

Makanan Halal di Bangkok


Hal utama yang saya perhatikan ketika akan berangkat ke Bangkok adalah dimana bisa mendapatkan makanan Halal? dan biasanya kalau kita mencari info melalui internet mengenai makanan Halal di daerah-daerah yang mayoritas non muslis seperti di Bangkok ini, hampir dipastikan yang muncul adalah makanan khas timur tengah seperti nasi briyani, kari kambing dan sejenisnya, wah...bisa-bisa tensi naik nih hehehe padahal saya menginginkan makanan Halal khas daerah setempat. Alhamdulillah setelah browshing saya menemukan beberapa restorant Halal yang mudah dijangkau selama program tour saya di Bangkok, dan di bawah ini beberapa tempat yang sempat kami kunjungi.

di First Hotel
hotel tempat saya menginap juga menyediakan makanan Halal, secara memang banyak pengunjungnya yang muslim, dan seperti yang pernah saya tulis bahwa receptionnya helpful ketika saya menanyakan arah kiblat kemana. menu yang disediakan ala timur tengah.
tepat di sebelah First Hotel juga ada restorant Halal ala timur tengah emh...maaf lupa namanya.

Kali lima dekat First Hotel tepatnya di dekat McDonald, mejajakan dagangannya di atas gerobak dorong dan biasanya hanya ada di waktu pagi hari jadi cocok untuk sarapan. mulanya saya mengetahui tempat ini menyediakan makanan halal dari tampilan penjajanya, seorang wanita berkerudung dan di gerobaknya tertulis حلال dan sapaan hangatnya ketika saya datang mendekat "Assalmualaikum" makanan yang disediakan martabak dan ayam goreng, kalau mau nasi juga tersedia dan minuman hangat.




SAMAN ISLAMIC FOODTempat makan ini berada di pasar Chatucak, letaknya dekat tugu jam di tengah pasar Chatucak. Saya beruntung ketika pagi itu saya datang ke Saman Islamic Food, saya sempat bertemu dengan pemiliknya khun Fatima. makanan yang di sediakan beragam ada menu khas Thailand seperti Tom Yam, Sticky rice, mie kuah dan nasi rames seperti umumnya tempat makan di Indonesia, juga tersedia menu Timur tengah seperti nasi briyani dan nasi kari, nasi ayam Hainan kesukaan Ocha juga ada, dan minuman dingin serta es campur.

ini dia pemilik salman islamic food khun Fatima

nasi ayam Hainan kesenangan Ocha

menu pilihan pelengkap nasi rames

Beberapa Stand makanan di Chatucak
Jadi jangan takut kelaparan kalau di Chatucak, selain ada salam Islamic food, juga tersedia banyak stand makanan tertulis label  حلال
kalaupun tidak mencantumkan label halal kita bisa bertanya atau menyatakan kalau kita tidak makan yang mengandung babi.
Pernah ada pengalaman ketika saya dan Ocha penasaran dengan banyaknya orang mengantri untuk membeli gorengan, kepada penjajanya Ocha menunjukkan tulisan "saya tidak makan babi"
ฉันไม่กินหมู penjajanya langsung menjawab, " my master is muslim, and said the knife used must be kept should not be used for anything else" maksudnya pemilik jualan makanan ini orang muslim dan dia berpesan untuk selalu menjaga supaya pisau yang digunakan untuk memotong makanan di situ tidak boleh dipakai untuk memotong lainnya yang mungkin mengandung babi, dan mereka menambahkan bahwa minyak yang di gunakan untuk menggoreng menggunakan palm oil
bermacam gorengan yang menggiurkan

Ocha dengan udang goreng tepung

ada penjaja Thai tea yang menggunakan peci hitam layaknya yang di gunakan bapak-bapak di Indonesia, sepertinya orang melayu terdengar dari bahasanya ketika dia berbicara.

ada penjaja sate baso dan sosis ayam berbentuk bulat kesenangan saya, jelas-jelas mencamtumkan label حلال di papan penunjuknya.

di tempat ini tersedia sosis ayam yang bentuknya bulat perlu di coba....eunak banget

Restorant Bunga Tanjong
restorant ini mulanya saya temukan secara tidak sengaja ketika saya sedang mencari-cari mesjid yang terletak di soi 7, tempatnya tepat di ujung jalan sebelum berbelok ke soi 7, pemiliknya bernama Khun Anwar, seorang laki-laki berbadan besar berpenampilan seperti rocker dengan rambut panjang di kuncir dan memakai sepatu bots. Orangnya ramah dan senang ngobrol. tempat ini buka dari jam 12 siang sampai jam 12 malam.

Khun Anwar pemilik Bunga Tanjong Muslim Resto

Ada kejadian menggelikan ketika saya dan Ocha order makanan. kami berdua memesan mie dengan daging seperti pho (makanan vietman), tapi yang terdengar oleh saya adalah Khun Anwar memerintahkan juru masaknya untuk membuat kwitau, tentunya dengan bahasa Thai, bla..bla..bla..diakhiri kata-kata Kwitau, saya langsung bilang not kwitau, I want  noodle..
noodle, Ocha sampe memperagakan jarinya like kwitau but small size...noodle... tapi rupanya masih gak nyambung nih, secara orang Thai kebanyakan hanya paham bahasa Thai aja, sampe kita nunjuk-nunjuk pengunjung di meja sebelah yang kebetulan sedang makan mie dengan kuah Tom Yam. waduh...ribet mau makan aja.

Tapi entah bagaimana setelah lama memperjuangkan kata-kata noodle.... kami mendengar Khun Anwar menyebut kata mie..... saya dan Ocha serentak menjawab YES MIE! hahaha... dan ternyata khun Anwar paham bahasa melayu. selanjutnya kami ngobrol dengan bahasa melayu.

ini dia menu Noodle yang kami pesan, asli eunnak banget

Oh ya di tempat ini juga menyediakan menu ala timur tengah seperti nasi kari, nasi briyani dan murtabak.Bener deh, restorant ini recommended banget, makanannya enak pas di lidah, dan harganya murah.


Mak Nyah Muslim Resto
Kalau kita browshing di internet untuk mencari makanan halal di Bangkok, Mak Nyah Muslim Resto selalu muncul dan banyak referensi yang saya baca tempat ini perlu di coba, maka saya dan Ocha menyempatkan untuk mencicipinya...
Tempat ini menjadi pilihan wisatawan muslim yang ingin mencicipi makanan khas Thailand yang halal, yang tidak melulu menyediakan makanan halal dengan menu timur tengah.

Tom Yam sea food
emh....rasanya khas masakan Thai, asam dan pedas

Belakangan kami mengetahui bahwa Mak Nyah muslim resto yang terkenal itu adalah kepunyaan istri Khun Anwar. Letak restorant Mak Nyah dan Bunga Tanjong hanya berselang beberapa toko. Khun Anwar pemilik resto Bunga Tanjong bercerita bahwa seringkali pelanggan restorant Mak Nyah yang datang kemalaman dan mendapatkan restorant itu sudah tutup akan datang menemuinya dan memaksa untuk tetap mengorder menu dari restorant Mak Nyah.
Seperti yang saya lihat pada malam itu ada sekumpulan orang pakistan datang ke bunga tanjong resto dan setengah memaksa untuk memesan makanan dari restorant Mak Nyah yang sudah tutup...akhirnya di layani juga oleh Khun Anwar. 
emh....jadi penasaran kan seperti apa rasanya..??? pastinya ada rasa ...ada harga ya :)
 
Shopping Center MBK
Sebenarnya masih banyak tempat makan halal di Bangkok, tapi tidak semua sempat saya coba karena kenyang, bukan waktunya makan atau memang gak dilewati heheh....
seperti di MBK, di lantai 5 ada resto muslim yang jelas-jelas terlihat dari tulisan Halal di dindingnya dan dari penampilan pelayannya yang menggunakan jilbab menyapa kami yang melongok masuk di pintu resto ini, tapi kami tidak jadi makan di sini, alasannya Ocha bilang I’m not interested mom… aku pengen lihat yang di foodcourt aja, ya sudahlah saya nurutin aja.

Yup!!…ternyata di foodcourt banyak pilihan menu halal, ada makanan timur tengah, khas Thai, nasi goreng juga ada lho…., malah di stand depan yang menyediakan masakan dari mie saya sempat melihat ke dalam etalase, plastik pembungkus baksonya ada tulisan halal, komentar Ocha “segitunya mah….sampe plastik bakso aja di “periksa” hahaha… 
saya malah tertarik dan sedikit terkejut, di Bangkok negara dengan penduduk muslim minoritas, pada kemasan plastik makanannya tertulis sertifikasi halal.
kali ini menu pilihan Ocha makan nasi goreng dan tom yam.



Ada tips, saya menyiapkan tulisan Thai ฉันไม่กินหมู di baca Mai Ao Muu Khaa artinya saya tidak makan babi, tulisan Thai ini saya copy dari hasil browshing di internet, lalu di print dan di laminating (segitunya...???), maksudnya supaya tidak mudah lecek karena akan sering di gunakan / di perlihatkan ke pedagang makanan ketika membeli makanan, Ocha malah punya ide yang lebih praktis.... tulisan itu di foto dengan kamera handphonenya, jadi setiap di butuhkan dia akan menunjukkan tulisan itu dari hpnya hehehe oke kan !!


TEMPAT MAKANAN HALAL
DESTINATION
HOW TO GET THERE
MBK di lt 5
Yana Restaurant, Thai & International Halal Food, The Fifth Food Avenue
cicipilah beef soup halal yang sangat menyegarkan di gerai no. C12, fried sea mussel/holy tod di gerai C15, atau yellow rice with curry chicken di gerai C21.

Mak Yah Muslim Restaurant
497/16 Thanon Petchburi, Rajthevi, Bangkok
Dekat station Ratchathewi, keluar arah  Thanon Phetchaburi (gunakan keluar di sisi kiri) turun tangga dekat 7-11. Persimpangan lurus - belok kiri dan turun sekitar 3 menit dekat Asia Hotel
Usman Thai Muslim Food
259/9 Sukhumvit 22, Sukhumvit Road, Klongtoey, Prakanong, Bangkok 10110.
naik BTS dan turun di station Phrom Phong, temukan jl Sukhumvit terus jalan menuju soi 22, letaknya dekat dengan Imperial Queen’s Park hotel +/- 100m, Regency Park Bangkok hotel, Grand Mercure park Avenue hotel, Republic of Iran embassy, Emporium mall

terletak di Petcburi Road yang cukup dikenal sebagai salah satu kawasan bisnis di Bangkok hanya sekitar 3 menit jalan kaki dari stasiun BTS Ratchatewi Berjarak sekitar 1 km di sebelah barat (KBRI) sekitar 5 menit jalan kaki dan Athen Apartment di soi 11, markas besar mahasiswa Indonesia yang kuliah di Bangkok.
patokannya yaitu ada sebuah masjid yang cukup besar dan terlihat dari kejauhan kubahnya, letaknya dekat sekali dengan ujung awal masuk gang soi.7 tersebut..berada disebelah kiri dalam jalan gang
WARUNG MAKAN DI DEKAT NATIONAL STADIUM

Turun dari skytrain di stasiun National stadium, ambil jalan keluar nomor 2, berjalanlah sejajar rel skytrain hingga rel tersebut habis. Di sebelah kiri akan anda temui Soi Chula 8. Di soi Chula inilah toko-toko olahraga betebaran. Tepat di pojok kiri soi Chula itulah depot makanan berada. Berbeloklah ke soi Chula 8 itu sekitar 10 meter dan anda akan mendapati pintu masuk kecil
CENTRAL WORLD PLAZA DI FOOD COURT

SARA Restaurant di New World Lodge Hotel
Hidangan ala Thai halal, lokasi di 2 Samsen Road, banglamphu, Ban Pranthom, Pranankorn Bangkok. Dekat Khaosan Road, pusatnya backpacker
Sky Lounge Restaurant dan The Lobby Restaurant
di Hotel Baiyoke Suite

kantin KBRI!
Alamat: Indonesian Embassy, 600-602 Petchburi Road, Ph. 02 252 3135 ext 164. Buka Senin-Jumat,

9 komentar:

makna mengatakan...

Nice info nie, kebetulan minggu depan ada training di bangkok

thanks,
makna

RIKA mengatakan...

semoga bermanfaat, dan sukses untuk training nya

Vivi Mahesa mengatakan...

Makasih info nya. Tgl 29 nov ini aku mau ke bangkok lagi krna masih penasaran dgn negara itu. Dan benar di Soi 7 banyak makanan halal, tom yam nya ajibbbbbb.... Tp masih bingung nih kl mau bilang, ke supir taxi ke daerah sana gimana ya? Apa kasih tau aja Soi 7. Atau petchbhuri soi 7? :'(

RIKA mengatakan...

Senangnya mau berkunjung lagi ke Bangkok :)....
kalau mau ke Soi 7, bisa aja kasih tau ke supir taxinya daerah Petchburi Soi 7. Petchburi itu jalan besarnya, dan soi 7 (jalan kecil / gang dlm bhs Thai) ada di salah satu ruas jalan besar itu..
selamat jalan-jalan... :)

Anonim mengatakan...

Wow..nice info kak..rencana minggu depan ni Insha Allah mau ke Bangkok, tulisan mai ao muu khaa mau dijadiin wallpaper hape..mantep deh..hahahaaa..

RIKA mengatakan...

sip, selamat berlibur...

TRADISI Majalah Pernikahan mengatakan...

Terima kasih kak Rika, informasinya sangat bermanfaat. Bulan September nanti kami akan mengadakan pemotretan di Bangkok untuk majalah kami. Dan karena mayoritas vendor juga crew yang ikut adalah muslim, tentu harus mencari makanan halal selama di Bangkok nanti. beberapa saat yang lalu tim kami masih cemas, karena kan memang mayoritas Buddha disana ya. Tapi artikel ini sangat sangat membantu. Terima kasih banyak.

RIKA mengatakan...

semoga bermanfaat, selamat bertugas... jangan lupa oleh2 foto2 yg bagus :)

Barep Pangestu mengatakan...

jempol mbak....